Kamis, 24 Februari 2011

Panduan Memulai Investasi Yg Besar



Investasi Mandiri - Ketika berbicara tentang Investasi Mandiri, banyak orang cenderung hanya berfikir tentang uang atau aset fisik yg mungkin berupa pabrik, rumah dan sebagainya.

Inilah tips memulai Investasi Mandiri yg besar dgn cara yg sederhana:

· Mulailah sedini mungkin, faktor waktu memegang peranan sangat penting dalam berinvestasi. Semakin muda usia Anda berinvestasi, semakin baik hasil yg akan didapat nanti.

· Tentukan tujuan Investasi Mandiri secara spesifik (rencana pendidikan, rencana pensiun, membeli rumah/apartemen, membeli kendaraan, renovasi properti, wisata, percepatan pelunasan KPR/KPA dan lainnya) sebelum memulai berinvestasi. Konsultasikan rencana-rencana ini dgn penasehat keuangan Anda

· Tentukan jangka waktu dan target dana yg diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

· Alokasikan dana untuk investasi secara konsisten, idealnya 10% hingga 30% dari pendapatan bulanan.

· Jika Anda pemula, mulailah berinvestasi dgn cara tidak langsung sebelum berinvestasi langsung. Cara ideal adalah dgn membeli produk Reksa Dana (mulai dari Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, hingga yg lebih berisiko yakni Reksa Dana Saham), kemudian beranjak ke investasi langsung ke surat berharga (Obligasi Ritel dan Saham), hingga memulai bisnis riil sendiri atau bergabung dgn mitra bisnis yg cocok dgn Anda.

· Pelajari secara seksama berbagai alternatif investasi beserta aspeknya, seperti tingkat risiko dan imbal hasilnya secara historis. Jangan lupa dgn ekspektasi para ahli tentang perkembangan ekonomi dan bisnis ke depan yg dipadupadankan dgn ekspektasi Anda sendiri.

· Jika melirik investasi aset finansial, pilihlah perusahaaan investasi yg memiliki Badan Pengawas, jika Lembaga Perbankan memiliki ijin dari Bank Indonesia sedangkan Lembaga Non-Bank memiliki ijin dari Bapepam-LK.

· “Jangan letakkan semua telur dalam satu keranjang”. Buatlah portofolio investasi sendiri yg sesuai dgn risk profile Anda.

· Jangan pernah lupa, Potensi Keuntungan harus sejalan dgn Potensi Risiko. Jadi berhati-hatilah jika ada penawaran investasi yg memberi keuntungan tinggi tanpa risiko.

· Lakukan pengawasan secara periodik setiap tahun untuk memantau kinerja investasi Anda. Jangan lupa untuk selalu mengkonsultasikan strategi investasi tahunan dgn penasehat keuangan Anda.

Sumber: keluargacerdas.com

Temukan Info Lain Seputar Investasi Mandiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar