Senin, 28 Februari 2011

Mengatasi Gangguan Mata Juling Pada Si Kecil

Strabismus atau Mata Juling adalah salah satu gangguan mata. Bila mata bekerja normal, kedua bola mata akan bekerja sama dalam memandang suatu objek, sesuai dengan perintah otak. Tetapi apabila mata juling, kedua bola mata tampak tidak searah dan tidak memiliki kesatuan titik pandang. Sehingga mengakibtakan kedua mata akan memandang suatu objek menjadi ganda atau dua bayangan


Untuk membantu Anda, kasus mata juling yang disebabkan faktor bawaan (congenital) dan kelainan otot atau saraf mata bisa terlihat sejak anak berusia 6 bulan. Caranya, perhatikan bila si kecil melirik, bola matanya tidak akan sampai ke ujung. Hal ini terjadi karena mata tidak bisa bergerak ke segala arah dengan leluasa. Sedangkan bila julingnya bukan bawaan sejak lahir (acquired) akan muncul sendiri setelah anak berusia 6 bulan.

Sebaiknya Anda membawa si kecil ke dokter apabila ia memandang suatu benda, tapi kedua matanya itu melihat dengan arah yang berlawanan. Dokter akan melakukan terapi mata setelah mengetahui pasti penyebab kasus mata juling, jadi terapinya bisa bermacam-macam.

Misalnya, bila julingnya disebabkan gangguan refraksi (memakai kaca mata minus tinggi), maka posisi abnormal pada bola mata terkadang dapat kembali menjadi normal dengan mengoreksi kelainan refraksinya. Bentuk kaca mata bisa berlensa spheris, silinder atau prisma tergantung keperluannya. Bila peril doketr akan melakukan pembedahan.

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar