Rabu, 30 Maret 2011

Gitar Elektrik Tanpa Senar (Hyper Touch Guitar)

Sama halnya dengan smartphone yang mulai meninggalkan penggunaan hardware keypad, gitar pun mulai meninggalkan penggunaan senar. Penggunaan layar sentuh pada smartphone telah membukakan jalan bagi beribu-ribu aplikasi untuk dapat digunakan pada perangkat tersebut. Para produsen instrumen musik pun mulai melihat tersebut dan mulai membuat gitar dengan teknologi layar sentuh, seperti Misa Kitara, untuk menyuguhkan pengalaman bermain musik yang unik dan fleksibel.




Kini giliran Hyper Touch Guitar yang menunjukkan giginya di dunia instrumen musik masa depan. Gitar futuristik ini didesain oleh Max Battaglia dari Studio Desain Givingshape. Feature yang disuguhkan agak berbeda dengan gitar Misa Kitara yang menggunakan tombol-tombol pada setiap fret untuk memimik penggunaan senar dan sebuah layar sentuh berukuran 8” untuk bermain. Hyper Touch Guitar sepenuhnya bersandar pada teknologi layar sentuh. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam bermain dan memilih jumlah senar serta fret yang digunakan. Jadi, pengguna dapat mengganti jumlah senar pada gitar dari 6 menjadi 12 hanya dengan menekan sebuah tombol. Mereka tidak perlu lagi menggunakan gitar elektrik dengan dua leher yang sempat populer di era 70-an.


Perubahan desain smartphone yang bersandar pada teknologi layar sentuh telah terbukti populer di kalangan pengguna karena keindahan pengalaman penggunaan yang disuguhkan. Namun, bagaimana dengan alat musik yang mengambil langkah serupa, seperti Hyper Touch Guitar? Saya pribadi belum bisa melihat para gitaris meninggalkan gitar listrik konvensional untuk gitar futuristik seperti ini, lagipula Hyper Touch Guitar masih berupa konsep.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar