Senin, 04 April 2011

Tips Menentukan Lokasi Salon Muslimah


Salon Muslimah - Bisnis perawatan tubuh atau salon mulai tersegmentasi sesuai dgn target pasar. Salah satunya adalah salon khusus perempuan muslim.

Bisnis salon memang sudah menjamur di mana-mana. Namun, salon yg khusus menyasar kaum perempuan muslim berkerudung terbilang masih sedikit. Dan, ini yg membuat bisnis salon tersebut cukup menjanjikan. “Usaha ini punya prospek cerah.

Dibawah ini tips yg dapat menunjang keberhasilan usaha salon muslimah yg perlu persiapan secara matang.

· Lokasi. Pilihlah tempat usaha di tempat ramai, banyak kaum perempuan berjilbab, transportasinya mudah dijangkau, dan masyarakat setempat punya daya beli cukup tinggi.

· Izin Usaha. Izin disini bukan selalu bentuknya legalitas badan hukum. Bila Anda belum mampu, mengurus badan hukum izin usaha bisa diperoleh dari lingkungan sekitar seperti RT,RW atau Kelurahan setempat.

· Dana. Modal yg perlu disiapkan sebagai berikut: Modal investasi awal untuk membuka usaha, seperti inventaris peralatan yg menunjang keperluan salon seperti meja, kaca rias, hair dryer, gunting rambut, dan sebagainya.

· Kapster. Pekerjakan karyawan yg tidak sekedar biasa tetapi harus tenaga ahli yg berpengalaman.

· Pemasaran. Lakukan promosi yg efektif untuk menarik pengunjung antara lain menetapkan tarif yg kompetitif, adanya variasi jasa pelayanan seperti rias pengantin, persewaan gaun pengantin, melayani panggilan ke rumah, dan sebagainya.

Temukan Info Lain Seputar Salon Muslimah

Modifikasi Bantal Perindah Interior Rumah Anda


Desain Interior - Ingin mengubah dekorasi rumah tanpa perlu banyak biaya dan usaha? Ada salah satu cara untuk memperbaharui tampilan rumah Anda dgn mudah dan murah, yaitu dgn bantal.

Bantal hias bisa mengisi kekosongan dalam ruangan dan mudah dipadu-padan dgn aksesori rumah lainnya. Karena sangat terjangkau dan tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk dan warna, bantal merupakan komponen paling tepat dan praktis untuk merealisasikan dekorasi rumah impian Anda.

Dikutip dari she knows, desain interior asal Dallas, Abbe Fenimore berbagi tips mudah mendekor ruangan dgn memaksimalkan pemanfaatan bantal hias.

"Tambahan bantal pada tempat tidur, sofa atau kursi sangat mempengaruhi penampilan dan suasana desain interior ruangan secara keseluruhan," ujar Abbe.

Banyaknya variasi bentuk dan warna, terkadang membuat kita 'lapar mata' dan tertarik ingin membeli semuanya. Tapi Anda perlu cermat memilih bantal, salah satunya corak, bentuk dan ukuran yg sesuai dgn ruangan Anda di rumah.

Jika cat dinding di rumah Anda didominasi warna-warna lembut dan netral, pilih bantal berukuran agak besar dgn corak agak ramai dan berwarna terang. Misalnya saja, bantal dgn motif gelombang membawa nuansa hip dan sophisticated pada ruangan minimalis.

Perlu diingat, bantal bisa dijadikan komponen untuk 'meramaikan' atau 'menetralkan' desain interior ruangan. Kamar dgn hiasan dinding atau karpet bercorak penuh, mungkin hanya memerlukan dua bantal berukuran sedang dgn warna polos. Sementara ruangan minimalis bisa lebih bermain dgn banyak bantal, warna-warna terang atau motif yg besar.

Untuk ruang tamu, sebaiknya tempatkan bantal di sisi kiri dan kanan sofa, masing-masing dua (jika sofa utama cukup panjang). Tempatkan juga masing-masing satu bantal di sofa yg ukurannya lebih pendek.

Jika ruang keluarga tidak ditempatkan bangku atau sofa, Anda bisa menaruh dua bantal besar di atas karpet. Pilih yg bermotif menarik seperti polkadot, bunga, kotak-kotak, atau ikat jika ingin memberi sedikit sentuhan etnik.

Selamat berkreasi

Sumber: wolipop.com

Temukan Info Lain Seputar Desain Interior

Ungkapan Sayang Dengan Bunga!

wedding - Pepatah lama ini memang tidak pernah lekang dimakan zaman. Say it with flower atau katakanlah dengan bunga menjadi jurus ampuh bagi banyak orang yang sulit mengungkapkan perasaannya. Bunga memang universal, dapat hadir memberikan kekuatan, cinta, semangat sampai ungkapan simpati serta duka cita yang mendalam. Di balik seikat bunga, tersimpan sejuta makna. Di balik seikat bunga, kita tidak perlu banyak berkata-kata.

Bunga dapat dikirim saat kita menjenguk teman atau kerabat yang sedang sakit. Bisa juga kita bawa saat menjenguk sekaligus merayakan kelahiran seorang bayi. Pilihlah seikat bunga Aster yang berwarna putih pada saat kita menjenguk kerabat yang sedang sakit. Aster putih pasti akan membuat dia merasa jauh lebih baik. Karena dibalik warnanya yang elegan, aroma kesegaran dan keharuman Aster akan menjadi obat dan penghibur untuknya.

Sedangkan untuk menjenguk bayi yang baru lahir, kita dapat memilih dan memberikan bunga-bunga berwarna lembut dan segar seperti bunga Anyelir berwarna krem untuk bayi laki-laki atau bunga Mawar berwarna merah muda untuk bayi perempuan.

Rangkaian bunga juga bisa digunakan sebagai ucapan rasa terima kasih dan rasa simpati terhadap seseorang. Pilihlah bunga yang harum, segar dan tahan lama. Ini merepresentasikan penghargaan kepada orang tersebut. Rangkaian bunga yang biasa dipilih untuk momen tersebut adalah bunga Mawar, Lily, dan juga Aster.

Ayo, ungkapkanlah setiap perasaan anda dengan bunga. Tidak perlu banyak berkata-kata dan biarkan bunga yang berbicara.

Dasar-dasar Menentukan Bisnis Waralaba


Bisnis Waralaba - Pilihan berwirausaha melalui bisnis waralaba (franchise) masih belum dikenal luas di Indonesia. Padahal, jenis usaha ini menyodorkan keuntungan dan kemudahan yg tidak dimiliki jenis bisnis lainnya.

Berbisnis, meskipun dgn sistem waralaba tetap harus dipertimbangkan dgn baik. Sebelum Anda memutuskan membeli bisnis waralaba, sebaiknya ikuti tips yg berikut:

1. Datanglah ke pameran waralaba dan peluang bisnis waralaba dgn gagah berani. Jangan minder. Bertindaklah seperti seorang bos yg akan mencari mitra bisnis, karena Anda yg akan menentukan segalanya. Jika Anda memiliki lokasi usaha yg strategis dan modal, Andalah penentunya,

2. Bertanyalah sebanyak-banyaknya dalam kesempatan pameran. Panduan penting yg harus dapat Anda ketahui adalah:

· Mengetahui profil dan karakter pemilik atau pendiri usaha tersebut.

· Gali informasi mengenai kondisi keuangan dan bisnisnya.

· Jika mereka bebas bertanya tentang kondisi keuangan dan modal yg Anda tanamkan dalam bisnis tersebut, Anda juga bebas bertanya kondisi perusahaan pemilik merek tersebut.

· Kenali latar belakang perusahaan atau sang pengusaha, bonafiditas, pengalaman, potensi pasar, peta persaingan, serta keunggulan dan keunikan produk atau sistem mereka.

Dari tips komunikasi interaktif di atas, Anda dapat mengukur seberapa jauh mereka terbuka dgn bisnis yg akan diwaralabakan. Ini penting karena Anda akan melakukan komunikasi secara intens jika sudah menjadi mitra. Semakin mereka terbuka, semakin baik. Semakin mereka misterius dan tertutup, Anda harus berhati-hati dgn orang semacam ini.

Ingat, kelak Anda harus saling bertukar informasi dgn mereka.

Jangan segan menyelidiki kondisi keuangan pewaralaba. Kinerja mereka di masa lalu dapat menjadi proyeksi bisnis anda mendatang. Pewaralaba yg baik tak akan segan membagi informasi penting ini. Waralaba yg layak pilih adalah perusahaan yg telah menghasilkan untung selama bertahun-tahun, setidaknya lebih dari 3 tahun. Tanyakan pula kinerja cabang atau gerai milik terwaralaba lama. Apakah mereka untung atau malah gulung tikar. Tak ada salahnya kalau Anda mencoba menggali informasi langsung dari terwaralaba lama yg lebih dulu beroperasi

Sumber: suaramedia.com

Temukan Info Lain Seputar Bisnis Warabala

Ini Dia 12 Titik Rawan Mafia Pajak


Konsultan Pajak - 12 titik rawan yg dinilai memiliki potensi terjadinya makelar kasus (markus) yg mesti diselesaikan.

Adapun ke12 titik rawan markus pajak tersebut yaitu:

Proses pemeriksaan, penagihan, account representative (AR), dan pengadilan pajak.

Keberatan Pajak

Keberatan memberi kesempatan bagi WP untuk memberikan dokumen pendukung yg tidak sempat dilakukan dalam proses pemeriksaan Sering penyelesaian keberatan tidak memperhatikan data yg ada, keberatan langsung ditolak.

Banding Pajak

Kerja sama melibatkan staf sekretariat, panitera dan hakim. Semuanya adalah prajurit di lapangan sehingga tidak sulit bagi oknum pajak dan konsultan untuk masuk jaringan Oknum pajak bermain dgn cara membuat memori banding yg kacau, DJP tidak mengajukan PK ke MA pun ada harganya. semua sudah diatur dalam satu paket.

Pemeriksaan bukti permulaan (buper) dan penyidikan pajak.

Buper sering dilakukan atas dasar pengaduan yg dalam prakteknya bisa dilakukan oleh siapa saja buper kadang juga dipakai untuk menghentikan proses adminstrasi.

Penuntutan.

Perpindahan dari penyidikan ke penuntutan bisa menjadi proses yg panjang dan melelahkan.

Persidangan.

Bermain bukti dan saksi dan formalitas

Wajib pajak plus konsultan pajak.

Konsultan pajak turut membantu WP menghindar lebih canggih

Oknum pejabatpajabat.

Setelah modern, WP cenderung hanya memenuhi syarat formal melaporkan seperti masa tepat waktu.

Banyak oknum pajak merangkap sebagai konsultan pajak.

Pensiunan pajak eselon III ke atas, bila dapat brevet konsultan pajak mereka lembaga menjalin pola kerja sebelumnya.

Oknum pengadilan pajak.

Kerja sama dgn orang dalam khususnya di Direktorat Banding dan Keberatan akan sangat membantu (kasus gayus)

Berkas banding diarahkan ke hakim tertentu, ini dapat dilakukan oleh staf sekretariat panitera akan menjadi penghubung antara hakim dan para pihak.

Main melalui rekayasa akuntansi.

Tiga modus atas PPH (mengalihkan omzet persediaan akhir, melakukan kompensasi kerugian yg tidak diperkenankan, serta membebankan biaya overhead).

Main melalui fasilitas pajak.

Main melaui peraturan pajak.

Intervensi dalam pembentukan peraturan untuk kepentingan tertentu melalui pasal pesanan.

Sumber: okezone.com

Temukan Info Lain Seputar Konsultan Pajak

Rotten Boroughs : Suffolk County Council


Yes, they're at it again in Suffolk - and you guessed it! The centre of attention is none other than their much respected (sic) chief executive Andrea Hill.

It seems that the grossly overpaid Andrea has now pissed off the councillors so much that a couple of them have decided to openly criticise her in the national press.

Kathy Pollard and Caroline Page have expressed their opinions in a full page article in a national Sunday newspaper, specifically about recent revelations over money spent for a photoshoot for Mrs Hill and senior councillors and lifestyle coaching sessions for the chief executive and others. Priceless...

This shameless £218,000 a year trougher has even attracted the attantion of David Cameron - and frankly about time too! Whether he has the balls to do anything about it remains to be seen, but we live in hope...

Mrs Pollard states: “All heads of local authorities have had unpleasant decisions to make during the past 25 years as successive national governments have cut their spending. Yet the average person would be hard pressed to name those chief executives. Not so in Suffolk. Mention Suffolk County Council to anybody and the subject of THAT WOMAN and her salary will arise. It’s an issue that just won’t go away.”

She later claims that Mrs Hill has become “confused” with being responsible for a lot of public money “with being worth a lot of public money”.

Nicely put!

(You can read more about it in the Daily Mail by clicking here)

Rotten Boroughs : Suffolk County Council


Yes, they're at it again in Suffolk - and you guessed it! The centre of attention is none other than their much respected (sic) chief executive Andrea Hill.

It seems that the grossly overpaid Andrea has now pissed off the councillors so much that a couple of them have decided to openly criticise her in the national press.

Kathy Pollard and Caroline Page have expressed their opinions in a full page article in a national Sunday newspaper, specifically about recent revelations over money spent for a photoshoot for Mrs Hill and senior councillors and lifestyle coaching sessions for the chief executive and others. Priceless...

This shameless £218,000 a year trougher has even attracted the attantion of David Cameron - and frankly about time too! Whether he has the balls to do anything about it remains to be seen, but we live in hope...

Mrs Pollard states: “All heads of local authorities have had unpleasant decisions to make during the past 25 years as successive national governments have cut their spending. Yet the average person would be hard pressed to name those chief executives. Not so in Suffolk. Mention Suffolk County Council to anybody and the subject of THAT WOMAN and her salary will arise. It’s an issue that just won’t go away.”

She later claims that Mrs Hill has become “confused” with being responsible for a lot of public money “with being worth a lot of public money”.

Nicely put!

(You can read more about it in the Daily Mail by clicking here)